5 Fesyen Dalam Sejarah Musim Dingin

By on July 27, 2014

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Di era modernisasi, masyarakat dunia tidak perlu lagi berburu binatang menebang pohon dan membuatnya menjadi pakaian, celana, jaket dan banyak lagi. Semua saat ini pembuatan kain dan pakaian dikerjakan oleh mesin, walaupun ada yang masih menggunakan jasa tukang jahit (penjahit pun menggunakan mesin yang terbilang modern). Berikut uniknya.com merangkum 5 fesyen dalam sejarah musim dingin:

1. Suku Inuits yang Pertama Memakai Parka

Suku Inuits merupakan masyarakat pribumi yang mendiami daratan es di Kutub Utara, sehingga mereka semenjak lahir dipersiapkan untuk menghadapi iklim yang ekstreme. Salah satunya membuat pakaian yang hangat untuk melindungi tubuh mereka, seperti ‘parka’ mantel hangat yang kita kenal saat ini. Menurut keterangan  Encyclopedia of Clothing and Fashion, Suku Inuits membuat parka dengan bahan yang diperoleh dari bagian tubuh paus ataupun  anjing laut. Bahkan mereka memakai dua parka sekaligus untuk  melindungi dan menghalangi udara dingin yang mengenai tubuh mereka. Dan saat ini parka menjadi tren fesyen kaum muda terutama para penggemar scooter (mods), sepakbola dan sebagai busana musim dingin.

Sumber: wikipedia.org

Sumber: wikipedia.org

2. Kaisar Augustus Membenci Jubah Ponco (Cloaks)

Dahulu masyarakat Romawi Kuno banyak yang memakai jubah berbahan wol, yang mereka sebuat dengan Lacerna.  Jubah yang mampu melindungi tubuh mereka dari ekstremnya udara musim dungin memiliki ragam warna, motif dan bentuknya, uniknya selain dikencangkan dengan tali busa juga dengan menggunakan jarum yang didesain khusus.  Untuk kali pertama jubah ini dikenal yakni saat digunakan para prajurit Kaisar Augustus, namun karena kemudian menjadi tren fesyen, maka banyak pula masyarakat yang menggunakannya. Akibatnya Jubah pun dilarang digunakan di wilayah – wilayah kekuasaan Roma.

Sumber: wikipedia.org

Sumber: wikipedia.org

3. Sarung Tangan Bulu

Berdasarkan Encyclopedia of Clothing and Fashion, kaum perempuan di Eropa keranjingan untuk menggunakan sarung tangan bulu di musim dingin. Bahkan di saat itu, hanya perempuan dari keluarga kaya saja yang memiliki sarungan tangan bulu ini. Selain harganya mahal, bahannya pun didapatkan dari hewan yang hidup di Amerika Utara. Sarung tangan bulu ini hingga saat ini masih sering terlihat sebagai salah satu tren fesyen musim dingin di dunia Barat.

Sumber:wordpress.com

Sumber:wordpress.com

4. Suku Maya Pembuat yang Pertama Kali Memakai Boot Karet

Sementara itu untuk fesyen sepatu musim dingin, mungkin kita akan mengira jika sepatu boots  karet itu berasal dari Eropa. Padahal berdasarkan Scientific American, masyarakat yang pertama kali membuat dan memakai sepatu boots karet adalah Suku Maya. Mereka membuat sepatu dengan menadah getah yang berasal dari sodetan pohon karet, kemudian mereka mencetaknya sesuai dengan ukuran dan bentuk kaki mereka.

Sumber: wikipedia.org

Sumber: wikipedia.org

5. Ushankas Topi yang Menghangatkan Kepala dan Telinga

Nah sobat unik pasti mengenal topi tradisional Rusia ini, namanya Ushankas, sebuah topi yang mampu menghangatkan kepala dan telinga. Namun unsur bulu-bulu binatang barung dipadukan dengan ushankas di Abad Pertengan. Menurut profesor Valentina Pichugin dari Universitas Chicago, kepada Chicago Tribune ia mengatakan bahwa bagian penutup telinga baru dipasangkan pada abad ke-19, kemudian menjadi tren fesyen di tahun 1920’an. Bahkan di Rusia, semakin tebal dan mahal bulu pada ushankas maka semakin tinggi pula status si pemakainya. Ada yang berasal dari bulu kucing, kelinci dan binatang lainnya. Sementara menurut Times London, masyarakat di Kota Moskow menambahkan lempengan logam di bagian kepalanya, untuk melindungi mereka dari terjangan peluru para gangster Rusia.(**)

Sumber: wikipedia.org

Sumber: wikipedia.org

Sumber: mentalfloss.com, uniknya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 13 + 10 ?
Please leave these two fields as-is: