Keunikan Dunia – Kota Palermo, Italia

By on September 17, 2014
tumb

Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM] Pulau Sisilia merupakan salah satu pulau yang paling mempesona di Italia. Pulau ini memiliki kualitas wisata yang sangat indah dan memukau banyak orang. Tentu banyak alasan mengapa banyak wisatawan senang berkunjung ke pulau ini. Salah satu daya tariknya ialah, kota Palermo.

Ya, mengunjungi pulau Sisilia nampaknya belum lengkap jika belum berkunjung ke kota yang satu ini. Palermo merupakan kota utama dan kursi pemerintahan daerah otonomi Sisilia, Italia, sekaligus ibu kota provinsi Palermo. Kota yang terletak di pantai utara ini, merupakan sebuah kota kuno yang elegan.

Kota yang berdiri sejak 3 ribu tahun lalu ini, menjadi primadona lantaran dipengaruhi oleh budaya romawi, yunani, dan sempat menjadi koloni dari para penguasa arab islam ratusan tahun yang lalu.  Meski memiliki nilai sejarah yang penting dan panjang, namun pusat kota bersejarah itu kini masih berjuang memulihkan diri dari kerusakan yang dialaminya pada perang dunia ke-II, dan kerusakan yang disebabkan pertumbuhan perkotaan yang tak terkontrol. Palermo juga dikenal sebagai markas besar para mafioso terkenal di Italia. Tak heran jika di kota ini menjadi tempat kasus pembunuhan terkenal terjadi.

Namun dibalik itu semua, Palermo tetap menyimpan keindahan. Nampak bangunan – bangunan bersejarah, dengan arsitektur menawan menghiasi kotanya. Istana-istana dan gereja yang indah, pasar-pasar yang semarak, makanan yang lezat, serta identitas kebudayaan yang menarik, membuat kota ini menarik untuk dikunjungi.

Nah, penasaran ingin tahu lebih jauh tentang keunikan kota Palermo? Yuk, langsung saja kita simak keunikan dunia  kota Palermo di Italia berikut ini.

1. Kota yang Penuh Budaya dan Sejarah

Kota Palermo di pulau Sisilia ini merupakan kota penuh budaya dan sejarah. Dahulunya kota ini begitu kental dengan kebudayaan yunani dan romawi. Namun, kota ini mencapai zaman keemasan setelah dikuasai oleh para penguasa arab pada 831 masehi.  Selama dua abad berkuasa, kaum muslim menjadikan kota ini sebagai salah satu wilayah termakmur di Eropa.  Di sini, mereka memperkenalkan sistem administrasi pemerintahan yang lebih tertata, dan teknologi pertanian yang maju. Tak hanya itu, Palermo juga dibangun dan diperindah, hingga konon keindahannya disebut-sebut hanya bisa ditandingi oleh Cordoba di Spanyol, dan Kairo di Mesir.

Cathedral Palermo (Sumber : wordpress.com)

Cathedral Palermo (Sumber : wordpress.com)

Selain kotanya yang indah, para penduduk Palermo juga dikenal sangat mengutamakan mode. Cara berpakaian masyarakatnya beragam, mulai dari pakaian jubah, turban, hingga berpakaian setengah telanjang.  Palermo juga menjadi kota internasional yang  berisi manusia-manusia dari berbagai bangsa. Selain orang-orang arab dan lokal sisilia,  Palermo juga dihuni oleh orang-orang yunani, yahudi dan lombardia yang hidup secara berdampingan. Selama lebih dari dua abad, Palermo menjadi pusat peradaban islam di sisilia.

Namun, kekuasaan para emir arab di kota ini berakhir setelah kaum norman dari utara berhasil menguasai pulau tersebut. Kendati berhasil menghancurkan kekuasaan orang-orang arab islam, namun orang-orang normandia mengadopsi kemajuan orang-orang arab. Bahkan setelah pulau ini jatuh ke tangan kaum katolik di bawah dinasti norman,  kebudayaan islam tetap dipertahankan. Alhasil, banyak bangunan bersejarah dan gereja di kota Palermo memiliki pengaruh gaya arsitektur islam. Bahkan, karena banyaknya gereja berasitektur islam di sana, kota Palermo dikatakan lebih mirip Baghdad atau Damascus, dibandingkan Eropa.

2. Bangunan-Bangunan Unik Di Palermo

Bangunan – bangunan cantik dan bersejarah di kota yang terletak di pantai utara pulau Sisilia ini, memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.  Di kota ini, banyak bangunan bersejarah bergaya arab, norman, dan barok, yang bersaing dengan gaya yunani serta gaya romawi kuno.

Namun yang paling menarik dari bangunan unik di Palermo ialah gereja-gereja berasitektur islam.  Salah satunya ialah kapel Palatina. Ini merupakan sebuah gereja kecil yang berada di istana palazzo reale, di Palermo. Kapel yang dibangun pada tahun 1132 ini merupakan perpaduan gaya byzantium dan arab. Gaya byzantium sangat tampak pada hiasan mosaiknya. Sementara detail bergaya arab juga terlihat pada dekorasinya, misalnya pada pola keramik lantainya. Gereja ini juga dikenal sebagai satu-satunya gereja yang memiliki muqarnas pada langit-langitnya. Muqarnas merupakan hiasan berbentuk sarang lebah yang selama ini hanya ada pada arsitektur islam. Keunikan lain, pada langit-langit terdapat simbol bintang bersegi delapan khas dekorasi islam yang membentuk sebuah salib.

Kapel Palatina (Sumber : wordpress.com)

Kapel Palatina (Sumber : wordpress.com)

Bangunan gereja berasitektur islam berikutnya ialah, gereja Martorana. Gereja bernama asli Santa Maria Dell’ammiraglio ini berada di Piazza Bellini, Palermo. Mulai dibangun pada tahun 1143, gereja ini memiliki gaya arsitektur campuran antara yunani, dan arab.  Pada tahun 1184 seorang musafir arab bernama Ibnu Jubair mengunjungi gereja ini dan menyanjungnya dengan sebutan monumen terindah di dunia. Uniknya, ini mungkin satu-satunya gereja yang memiliki kaligrafi arab sebagai dekorasinya.

Gereja Maortrana (Sumber : wordpress.com)

Gereja Maortrana (Sumber : wordpress.com)

Tak hanya gereja, bangunan museum di kota ini, juga memiliki gaya arsitektur unik. Salah satunya ialah, The Zisa Museum. Museum yang bertempat di Castello Della Zisa yang terlihat indah ini menjadi saksi budaya arab di Sisilia. Museum yang dibangun pada tahun 1160 ini dahulunya ialah rumah yang digunakan oleh raja-raja dari Palermo untuk berburu. Museum Zisa merupakan satu-satunya bangunan yang memiliki pengaruh gaya arsitektur afrika utara yang tersisa.

The Zisa Museum (Sumber : wordpress.com)

The Zisa Museum (Sumber : wordpress.com)

Yang tak kalah menarik, mendekati pantai Anda juga bisa menemukan bagian dari tembok kota tua yang masih terjaga keutuhannya.  Tembok kota tua itu terbagi menjadi 2 sirkuit. Kedua sirkuit yang mengelilingi kota Palermo ini disebut palaeopolis dan neopolis.

3. Catacombe Dei Cappuccini

Berkunjung ke kota Palermo, tak lengkap rasanya jika belum mengunjungi  museum Catacombe Dei Cappuccini. Ya, disinilah kita bisa menyaksikan secara gamblang bagaimana tubuh manusia setelah meninggal. Museum yang terletak dalam sebuah biara ini sengaja memajang ratusan jenazah, mulai dari biksu hingga rakyat biasa di setiap dinding museum. Jasad-jasad ini pun lebih terlihat seperti sedang tertidur, dan bisa bangun kapan saja untuk menyapa pengunjung yang datang.

Catacombe Dei Cappuccini

Catacombe Dei Cappuccini (Sumber : wordpress.com)

Meski menjadi tempat wisata yang menyeramkan, namun Catacomb Dei Capuccini atau Capuchin di Palermo Italia ini memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Salah satunya adalah mumi seorang gadis bernama Rosalia Lombardo yang masih utuh, meski meninggal pada 1920. Tempat ini juga memiliki 8000 mayat berpakaian lengkap yang disemayamkan. Capuchin catacombs atau pemakaman katakombe adalah pemakaman yang dibangun pada abad 16 oleh para biarawan. Mumi pertama yang menempati pemakaman ini adalah biarawan yang bernama silvestro tahun 1599.

Katakombe bisa bertahan setelah mendapatkan bantuan dari berbagai keluarga almarhum yang disimpan di tempat tersebut. Sejumlah orang terkenal yang dimakamkan di tempat ini di antaranya kolonel Enea Di Guilliamo yang mengenakan seragam bourbon perancis, ahli bedah Salvatore Manzella, pematung Filipo Pennino, anak seorang raja Tunisia yang masuk agama katolik, pelukis Velazquez, dan masih banyak lagi. Katakombe terbuka untuk umum, hanya saja ada aturan khusus berkunjung ke tempat ini yaitu tidak boleh berfoto.

4. Gedung Opera Terbesar Di Eropa

Daya tarik wisata yang tak kalah menarik di kota ini ialah Teatro Massimo. Ini merupakan gedung opera terbesar di Italia, dan salah satu yang terbesar di Eropa setelah Opéra National di Paris, Perancis, dan Kk Hof-Opernhaus di Wina, Austria.  Gedung opera yang mendapat julukan Greatest Theatre ini dibuka pada tahun 1897, dan didedikasikan untuk raja victor emanuel ke 2. Bertempat di piazza verdi di Palermo, Sisilia, Teatro Massimo  begitu terkenal karena menyajikan akustik yang sempurna.

The Teatro Massimo ini sudah aktif menggelar opera selama 77 tahun lamanya . Namun  pada  tahun 1974,  teater opera ini sempat ditutup karena insiden kebakaran. Teater dibuka kembali 22 tahun kemudian. Pertunjukan opera kembali digelar pada tahun 1998, dan dibuka oleh pertunjukan opera dari Verdi Aida yang terkenal di Eropa.

Teatro Massimo(Sumber : wordpress.com)

Teatro Massimo(Sumber : wordpress.com)

5. Wisata Kuliner Di Palermo

Kota Palermo juga terkenal dengan wisata kulinernya loh.  Budaya kuliner Sisilia tercermin dengan sempurna dalam makanan khas kota Palermo. Ketika di kota ini Anda akan menikmati sayuran, ikan dan butiran gandum dengan berbagai rasa khas mediterania, dan timur tengah. Palermo menawarkan makanan terbaik dari sisilia yang dapat anda temui di Il Mulinazzo, dan Osteria Altri Tempi yang menyajikan rasa klasik khas Sisilia seperti vampaciucia c’anciova, sajian pasta dengan tomat, anchovies dan anggur.

Tak hanya itu, kue tradisional khas palermo  bernama cassata siciliana juga patut untuk dicoba.  Pada abad ke-17, kue tradisional ini pertama kali disajikan sebagai sajian penutup, dan sampai saat ini pun hal itu masih sangat populer.  Kue ini terbuat dari sponge cake bulat, dan dipadukan dengan jus buah atau liqueur, sehingga tampilannya begitu meriah.

Saat berlibur di kota Palermo, pastikan juga anda mengunjungi Pasticceria Alba.  Di kawasan ini para turis bisa menikmati berbagai sajian es krim ala Sisilia, yang sangat sulit dijumpai di wilayah-wilayah italia lainnya. Variasi rasa es krim yang bisa dijumpai adalah rasa buah, susu, moca, hingga mixed. Banyak yang mengatakan es krim di Pasticceria Alba ini sangat lezat. Namun yang terpenting dari es krim di Pasticceria Alba ini adalah, harganya yang sangat merakyat. (**)

Bar-alba (Sumber : wordpress.com)

Bar-alba (Sumber : wordpress.com)

Sumber : Berbagai sumber, uniknya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 2 + 15 ?
Please leave these two fields as-is: